Berikut Jenis Alat Musik Tradisional Batak Toba

alat musik tradisional suku

Berikut Jenis Alat Musik Tradisional Batak Toba – Indonesia terkenal dengan beragam suku budaya dan adat bangsa yang bermacam macam , seperti halnya alat musik tradisional batak , alat musik tradisional jakarta dan masih banyak ragam alat musik lainnya.

alat musik tradisional suku

a. Oloan

Oloan yaitu satu diantara gung berpencu yang ada pada Batak Toba. Oloan dimainkan dengan cara berbarengan dengan tiga buah gung yang lain dalam satu ensambel, hingga jumlahnya empat buah, yang juga dimainkan oleh empat orang pemain. Ke empat gung ini umum dimaksud dengan ogung, tetapi semasing penamaan ogung ini dibedakan berdasar pada peranannya didalam ensambel musik.

Ogung – Alat Musik Tradisional Batak Toba
Oloan ini terbuat berbahan metal/perunggu dengan system bikin. Saat ini bahan gung ini telah banyak terbuat berbahan besi plat yang dibuat sedemikian rupa. Untuk membedakannya dengan nada ogung yang lain jadi tuning yang dikerjakan yaitu dengan tempelkan getah puli (semacam pohon enau) di bagian dalam gung itu. Makin banyak getah puli itu, jadi makin rendahlah nada gung itu. Gung oloan memiliki ukuran garis menengah kurang lebih 32, 5 cm, tinggi 7 cm, serta bendulan (pencu) di dalam dengan diameter kurang lebih 10 cm.

Oloan dipukul pencunya dengan stick yang terbuat dari kayu serta pangkal ujungnya dilapis dengan kain atau karet. Gung oloan senantiasa diikuti oleh gung ihutan dengan ritem yang sama, tetapi akan tidak pernah jatuh pada ritem yang sama (canon ritmik).

b. Ihutan
Seperti telah diterangkan diatas, kalau ihutan juga yaitu adalah gung berpencu yang dipakai dalam satu ensambel dengan tiga gung yang lain. Yang membedakannya dengan gong yang lain yaitu ukurannya, bunyi, serta tehnik permainannya.

Mungkin Anda Tertarik  Download lagu terbaru di internet

Ihutan memiliki ukuran dengan garis menengah (diameter) lebih kecil sedikit dari oloan, yakni 31 cm, tinggi (tidak tipis) 8 cm, serta diameter pencu kurang lebih 11 cm. Ritemnya konstan serta bersahut-sahutan dengan gong oloan (litany), hingga bunyi sahut-sahutan pada dua gong ini dengan cara onomatope dimaksud polol-polol. Gong ini dapat dimainkan dengan memakai satu stick yang terbuat dari kayu yang diobungkus dengan kain atau karet. Dimainkan oleh satu orang pemain.

c. Panggora
Ogung Panggora – Alat Musik Tradisional Batak Toba
Panggora juga yaitu satu buah gong yang berpencu yang dimainkan oleh satu orang. Bunyi dari gung ini yaitu ‘pok’. Bunyi ini muncul yaitu lantaran gong ini dimainkan dengan memukul pencunya dengan stick sembari berdiri serta segi gong itu dimute (diredam) dengan tangan. Gong ini yaitu gong yang terbesar dinatara ke empat gong yang ada. Ukurannya yaitu garis menengah 37 cm, tinggi (tidak tipis) 6 cm serta diameter pencunya kurang lebih 13 cm.

d. Doal
Doal juga yaitu gong berpencu yang dimainkan dengan cara bersahut-sahutan dengan panggora dengan bunyi dengan cara onomatopenya yaitu kel hingga jika dimainkan dengan cara berbarengan dengan gong panggora bakal kedengaran pok – kel – pok – kel dan sebagainya dengan ritem yg tidak berubah-ubah hingga kompisisi satu gondang (lagu) habis.

e. Hesek
Hesek yaitu instrumen musik pembawa tempo paling utama dalam ensambel musik gondang sabangunan. Hesek ini adalah alat musik perkusi konkusi. Hesek ini terbuat berbahan metal yang terbagi dalam dua buah dengan bentuk sama, yakni seperti cymbal, tetapi ukurannya relatif tambah lebih kecil dengan diameter kurang lebih 10-15 cm, serta dua buah alat itu dikaitkan dengan tali. Tetapi saat ini alat musik ini kadang-kadang dipakai satu besi saja, bahkan juga terkadang dari botol saja.

Mungkin Anda Tertarik  Kata Bijak Dalam Serial Komik One Piece

f. Garantung

Garantung Alat Musik Tradisional Batak Toba

Garantung (baca : garattung) yaitu type jam yang terbuat dari wilahan kayu (xylophone) yang terbuat dari kayu ingol (Latin : …) serta dosi. Garantung terbagi dalam 7 wilahan yang digantungkan diatas satu kotak yang sekalian sebagai resonatornya. Semasing wilahan memiliki suara semasing, yakni 1 (do), 2 (re), 3 (mi), 4 (fa), 5 (so), 6 (la), serta 7 (si). Pada wilahan yang satu dengan wilahan yang lain dikaitkan serta digantungkan dengan tali.

Kotak resonator sendiri juga memiliki tangkai, yang juga sekalian adalah sisi yang ikut dipukul sebagai ritem basic, serta wilahan sebagai melodi. Alat musik ini dimainkan dengan memakai dua buah stik untuk tangan kiri serta tangan kanan. Sesaat tangan kiri berperan sebagai pembawa melodi serta pembawa ritem, yakni tangan kiri memukul sisi tangkai garantung serta wilahan sekalian dalam memainkan satu lagu. Alat musik ini bisa dimainkan dengan cara solo (tunggal), tetapi bisa pula dimainkan dalam satu ensambel. source : hargaalatmusik.info/

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *